Ingin Poligami
Pernah suatu ketika seorang suami yang ingin berpoligami mengarang sebuah sajak yang sarat dengan kiasan untuk istrinya.
Istriku, jika engkau bumi, akulah matahari.
Aku menyinari engkau dan engkau mengharapkan aku.
Ternyata bukan hanya bumi yang diciptakan Tuhan.
Ada planet lain yang juga mendambakan sinarku.
Jadi, relakanlah aku menyinari planet lain.
Karena sudah kodratku dan Tuhan pun tak akan marah.
Anda mau tahu bagaimana tanggapan istrinya?
Suamiku, jika engkau memang matahari, sang penebar cahaya,
aku rela engkau bagikan sinarmu kepada planet lainnya.
Akan tetapi, kusadari engkau hanya sejengkal lilin kecil,
jadi, jangan bermimpi menyinari planet lain! (Ippho Santosa)




